Ahlan, kali ini saya akan membahas pengalaman saya mengenai pengalaman menukar uang rusak saya
Jadi untuk sedikit backstory, sebenarnya ini bukan uang saya. Namun uang dari bibi saya. Rusaknya adalah rusak terbakar sebagian.
Hah? Terbakar? Kok bisa?
Jadi begini, kata yang punya uang ini dimasukkan kedalam amplop, nah ketika ingin bakar bakar (sampah mungkin) tidak sengaja amplop ini jatuh dan terbakar.
Kabar baiknya nya tidak semua terbakar, dari 5 uang 100an ada 3 yang ga parah dan masih bisa lah dipakai namun yang 2 cukup parah namnua yang terbakar hanya sebagian (ga sampai 1/3)
Kabar buruk nya 2 lembar uang tersebut terbakar, jadi ya ga bisa langsung dipakai gitu aja.
Tapi denger2 uang rusak bisa ditukar dengan uang baru sih, kabarnya...
Caranya?
Nah ini, saya juga ga tau hahahaha. Tapi seperti biasa saya nya mbah google. Dari jalan jalan di beberapa blog dan website, saya mendapatkan informasi bahwa BI menerima penukaran uang rusak dan bisa menggantinya dengan uang yang baru.
Masalahnya BI itu ga ada di semua kota, hanya ada di kota besar saja. Sedang saya bukan tinggal di kota besar.
Nah akhirnya saya coba cari alternatif lain. Dan ketemu, ternyata bisa di bank lain. Antara lain bank BCA, Mandiri dan BNI (yang terakhir ini ingat2 lupa). Nah enak dong kalau gitu,Tiga bank itu kan banyak cabang dan unit nya.
Tapi ternyata ga semudah itu Ferguso, ada berbagai syarat yang saya baca (dan yang ingat)
Uangnya harus ditambal kertas di Bagian yang rusak (ini agak merepotkan kalau baru tau syaratnya pas di tempat)
Hanya bisa di cabang ga bisa di unit atau yang kecil kecil gitu (nah carilah bank utama di kota anda berasal)
Harus punya rekening di sana (ini yang susah karena ga semua punya rekening disini. Kenapa harus punya? Karena ternyata uangnya itu ga langsung ditukar, melainkan masuk ke rekening
Nah karena saya hanya punya rekening BRI maka saya pun harus gigit jari karena ga bisa pakai layanan tukar uang yang dekat
Tapi semangat saya tetep pengen nukarin uang ini sih. Lumayan cuy 200 ribu daripada di diemin mending dijadiin chiki hahaha
Jadilah saya merencanakan perjalanan saya ke Bank BI di Surabaya ini. Karena agak jauh (saya bukan orang Surabaya, saya orang désa) saya berangkat cukup pagi. Kenapa pagi? Karena saya baca di website sih layanan tukar uang ini buka dari senin sampai jumat jam 09-00 sampai 11.00 cukup singkat bukan?
Dan hari jumat karena saya agak lowongan dan ada keperluan lain ke surabaya akhirnya putuskan berangkat. Karena jalannya lupa lupa ingat. Akhirnya saya pun memutuskan pakai maps untuk tahu jalan nya (karena naik motor saya pakai earphone tanpa lihat layar) beberapa kali saya ngenyel dengan maps karena merasa lebih tahu jalan. Dan hasilnya saya beberapa kali muter lebih jauh hahahaha. Dan akhirnya sampai juga di tempat yang dituju, btw Bank BI ini samping nya tugu pahlawan jadi kalau mau mampir ke tugu pahlawan sekalian ya gapapa.
Setelah sampai saya disambut banyak satpam. Ada 3 orang kalau tidak salah. Mereka mengecek motor saya dan bertanya apa keperluan saya, Saya jawab mau tukar yang rusak. Satu satpam memperbolehkan saya lewat. Di gerbang parkir (yang ada palang nya itu lo) saya ditanya "mau ada keperluan apa?". Saya jawab "mau tukar uang rusak". "kalau mau tukar uang rusak buka nya senin sampai kamis, lebih baik balik senin saja" ujar satpam tersebut.
Deng, percuma dong udah disempetin jauh jauh ke surabaya Utara kalau tutup. Agak kesel juga sih tapi ya sudah lah mungkin kurang beruntung. Akhirnya karena hari jumat saya memutuskan untuk langsung ke masjid Al Akbar sekalian jumatan. Sudah lama juga saya belum kesana.
Nah, lanjutan nya akan saya post setelah saya pergi ke bank tersebut lagi. Kemungkinan hari selasa depan. Jadi stay tune aja.
See you next time.
Comments
Post a Comment